Sunday, February 14, 2010

Mie Si Boy

Bagi mereka yang berdomisili di pusat mungkin akan lebih mengenal bakmie gang kelinci dibanding dengan mie si boy, tapi keduanya menurut saya hampir sama. Selain karena keduanya sudah ada sejak lama dan juga keduanya termasuk dapat disamakan dengan bakmie gajah mada. Ya bakmie si boy memang sudah ada sejak lama. Dulunya restorannya terletak tepat diseberang gerbang masuk pasar Mayestik namun karena satu dan lain hal, akhirnya mie si boy pindah kedalam area pasar mayestik.
Dari segi rasa, mie si boy tidaklah berbeda jauh dengan mie gajah mada. Hal ini karena mungkin mie si boy dikelola oleh orang keturunan sehingga resepnya mungkin berbeda dengan mie ayam kebanyakan. Dulu saat masih kecil saya biasanya memesan satu porsi, namun kini tampakya satu porsi belum cukup untuk memenuhi hasrat perut ini. Ada satu yang menarik di restoran ini, yaitu pegawainya yang hampir semuanya masih sama seperti dulu ketika saya pertamakali makan disana.
Kalau anda sedang berbelanja di pasar Mayestik, sempatkanlah untuk mampir ke restoran ini dan mencoba mie ayam atau baksonya. Dijamin anda tidak akan kecewa.
Lokasi : area pasar Mayestik(belakang).

No comments:

Post a Comment